Kecanduan Dugem

1.Parts Therapy

Parts Therapy merupakan teknik dalam hypnocounseling yang digunakan untuk mengatasi konflik batin dalam diri seseorang. Pada kasus kecanduan dugem, individu sering mengalami pertentangan antara keinginan untuk berhenti dan dorongan untuk tetap melakukan. Melalui parts therapy, kedua bagian diri yang bertentangan akan diidentifikasi, diajak berdialog, lalu diintegrasikan agar selaras. Tujuannya untuk membantu individu mencapai perubahan perilaku yang lebih sehat dan sesuai dengan tujuan hidupnya.

2. Empty Chair

Empty Chair adalah teknik konseling yang berasal dari pendekatan Gestalt Therapy, yang digunakan untuk membantu individu mengekspresikan pikiran, perasaan, dan konflik batin melalui dialog imajinatif dengan sebuah kursi kosong.

Dalam teknik ini, kursi kosong berfungsi sebagai simbol dari orang lain atau bagian dari diri individu sendiri. Klien diajak untuk berbicara seolah-olah berhadapan langsung dengan sosok tersebut, kemudian dapat berpindah posisi untuk merespons dari sudut pandang yang berbeda. Proses ini memungkinkan individu untuk menyadari perasaan yang terpendam, memahami konflik internal, serta menemukan makna dan solusi dari dalam dirinya.

Dalam konteks kecanduan dugem (clubbing), Empty Chair digunakan untuk menggambarkan pertentangan antara bagian diri yang masih ingin melakukan dugem dan bagian diri yang ingin berhenti. Melalui dialog ini, individu dapat memperoleh kesadaran diri (self-awareness) yang lebih mendalam, sehingga lebih mampu mengambil keputusan yang sehat dan bertanggung jawab terhadap kehidupannya.