Asesmen ini dilakukan untuk mengetahui kesiapan mental dan emosional konseli dalam mengikuti proses hipnosis. Konselor menilai apakah konseli merasa nyaman, bersedia bekerja sama, serta memiliki pemahaman yang cukup mengenai hipnokonseling. Kesiapan konseli sangat mempengaruhi keberhasilan proses terapi.
